Senin, September 27, 2010

Chosen Silence

Twilight love incarnates
In the row of thatch
My time, your time
Eroded by the age period
Timeless ...
And love sprawl
On the steep hills barren
There is infinite sadness
Skinning past stories
Until whenever
I have chosen quiet here
In the harbor of my soul.

Asrul Rahmawati
#Terinspirasi sama kesendirian demi sebuah perjuangan menuju keseuksesan (brrhh,,,alay)

Sabtu, September 04, 2010

Gemerisik Hati

Hmm...tiba-tiba langsung speechless ketika melihat fb nya, ada yang berubah disana,statusnya nggak lagi lajang, aku sudah menduganya tapi tak urung aku tersenyum kecut,aku menertawakan diriku sendiri. Dimana aku saat itu? Dimana aku saat hal itu terjadi, saat dia mengungkapkan perasaannya pada gadis stikes itu?.

Duniaku membuat aku harus jauh dari kehidupannya. Biar bagaimana pun dia bukan orang yang layak menempati ruang hatiku, meski sesaat aku merasa dia adalah orang yang tepat, meskipun orang-orang sekelilingku saat itu begitu mendukung. Tapi itu fatamorgana kami begitu berbeda, dia hanya parasit bagiku, dia mencoba memanfaatkan keberadaanku untuk memperkuat pollingnya disebuah kontes, kebetulan dua kali ia ikut kontes-kontes musik dan aku selalu berada di tim yang mengadakan acara.

Tapi tak urung ada yang bergetar juga dihatiku melihat kenyataan ini,jealous? nggak sih, tapi siapapun pasti merasakan sesuatu yang tak biasa ketika seseorang yang pernah dekat dengan kita tiba-tiba berstatus baru.Byangin guys..status nya nggak lagi lajang,dan kamu nggak bakal bisa lagi saling menertawakan malam-malam minggu yang selalu kamu habiskan berdua bersamanya meski hanya lewat telepon. Setidaknya ada juga hal yang kurang di hidupmu.

Dunia ku selalu penuh semangat, hari-hari yang penuh kompetisi dan membutuhkan keterampilan keika harus meliput berbagai fenomena lingkungan tak urung membuatku melupakan dia. Dia tak lagi menjadi prioritas penting di setiap daftar telepon atau sms ku. Tetep saja anak-anak GSJ lebih penting dari apapun. Bahkan nama dia di phonebook ku pun telah ku ganti dengan forbidden,bertanda aku tak boleh menghubunginya. Untuk menghapusnya aku tidak punya kekuatan.Aku sudah menyadari sejak lama jika mengenalnya takkan menjanjikan apa-apa.Lagipula dia bukan orang penting yang harus selalu di akrabi. Dia bukan pemenang di setiap kontes yang di ikuti. Bahkan penampilannya berantakan, meski wajah cakepnya selalu bisa menutupi kekurangan penampilannya.

Aku pernah mengenalnya,tapi mungkin lebih baik jika sekarang aku tiba-tiba amnesia dengannya,tiba-tiba aku benar-benar tidak ingat padanya. Masalah dia mau ingat padaku atau tidak kupikir itu bukan urusanku. Aku cukup bahagia dengan semua yang kujalani saat ini. Aku ingin terus menjadi lebih baik di bidangku. Aku ingin menjadi seorang yang professional di jurnalistik, ada keinginan juga untuk mempelajari editing film semoga saja itu terlaksana. Satu hal lagi aku ingin lebih banyak memperbaiki fotografiku. Gilee tu makhluk memang benar-benar gampang-gampang susah, nggak bisa asla jepret.Harus memakai posisi yang tepat dan aku juga harus banyak mengasah naluri...

Bravo Dk,selamat atas kemenanganmu...
Thanks untuk malam-malam yang pernah kamu sisihkan buat aku.
semoga pilihanmu tidak salah dan kamu dan tim mu bisa kembali percaya diri untuk menjadi band yang tangguh..
may god bless you!

Kamis, September 02, 2010

Taman sebagai Pendingin Bangunan

Betapa menyenangkannya memiliki rumah yang asri. Dengan halaman yang luas, tertata baik serta artistik. Wah, saat menunggu berbuka puasa jadi tambah menyenangkan dengan taman yang sejuk dipandang mata.
Taman merupakan komponen penghijauan yang sangat penting, karena keberadaan taman di sekitar rumah dapat mengalirkan suhu yang sejuk ke dalam rumah. Namun agar terjadi aliran udara sejuk, taman tidak cukup hanya pada satu posisi saja. Umumnya rumah hanya memiliki taman di area depan saja.
Lebih baik jika dapat menyediakan taman di sekeliling bangunan rumah kita. Tetapi jika luas lahan rumah terbatas, dapat disiasati dengan penempatan taman di belakang atau di tengah bangunan. Taman sebaiknya ditanami pohon. Karena kerindangan pohon menyebabkan penurunan suhu udara. Sehingga udara dapat bergerak dengan adanya perbedaan suhu dan kepadatan massa udara.
Kombinasi penataan taman dengan tanaman peneduh ini akan menghasilkan aliran udara yang dapat dimanfaatkan sebagai penyejuk alami rumah kita. Selain itu pohon juga lebih banyak menyerap karbon sehingga menyebabkan udara lebih segar karena karbon yang banyak dihasilkan manusia digantikan dengan oksigen yang dihasilkan oleh pohon.
Nah, selain ditanami tanaman peneduh, jenis penutup taman juga memegang peranan penting dalam penurun suhu dan resapan air hujan. Sehingga penutup taman ini dapat kita bagi menjadi dua jenis utama, yaitu jenis yang memiliki tingkat resapan air hujan tinggi dan pantulan panas rendah, jenis ini bisa berupa rumput ataupun grass block. Sedangkan jenis yang kedua yang memiliki resapan air hujan rendah dan pantulan panas tinggi, jenis ini bisa berupa paving block dan semenisasi dengan beragam pilihan komponen estetika seperti keramik, granit, batu alam dan batu koral.
Ada perbedaan yang cukup signifikan diantara dua jenis penutup taman ini. Jika menggunakan jenis pertama, sebagian panas dan cahaya yang jatuh akan diserap sehingga yang dipantulkan ke bangunan disekitarnya akan berkurang.Tampilannya terlihat lebih segar namun butuh perawatan berkala, seperti pemotongan rumput setiap satu atau dua bulan sekali. Atau dapat disiasati dengan alternatif menarik yaitu dengan menanam rumput gajah mini yang tidak begitu sering memerlukan pemotongan. Selain itu, jenis penutup pertama ini memiliki resapan yang tinggi terhadap air hujan.
Jika menggunakan penutup jenis kedua, panas yang diserap sangat kecil dan sebagian besar akan memantul ke bangunan rumah kita yang akan ikut memanaskan suhu bangunan. Selain itu jenis ini tidak memberi kesempatan bagi air hujan untuk masuk ke dalam tanah, tetapi langsung mengalir ke selokan. Bahkan jika menggunakan paving block, dari satu meter persegi paving block hanya lima persen area yang dapat dilalui oleh air hujan untuk mencapai tanah melalui celah pertemuan unit paving block
Tapi ada satu alternatif lagi yang lebih menarik. Yups, dengan mengkombinasikan kedua jenis penutup taman ini. Di antara susunan paving dapat dibuka satu unit paving dan ditanam rumput, penataan ini dapat diulang-ulang sehingg terbentuk pola kombinasi antara paving dan rumput. Atau dengan membuat blok-blok semen berukuran 40 x 40 cm dan disusun dengan jarak 10-15 cm. Celah 10-15 cm ini dapat ditanami dengan rumput.
Apalagi jika ditambah kolam ikan dan air mancur ditengahnya. Wah dijamin kita akan betah berlama-lama di taman tersebut.Jika tamannya sering diinjak-injak atau dilewati kendaraan ada baiknya rumput yang ditanam tadi adalah rumput gajah karena lebih tangguh dibanding jenis rumput yang lain. Satu langkah kecil tapi akan menimbulkan dampak yang besar bagi kelestarian bumi kita.(Asrul Rahmawati)

Rumah Segar dengan Bouven Lich

Setiap rumah pasti selalu memiliki jendela, tetapi memiliki ventilasi yang memadai, hmm tidak semua rumah memilikinya. Lalu apa bedanya mempunyai jendela dengan memiliki ventilasi, bukankah jendela juga di sebut ventilasi?.
Oke, kita bahas satu persatu, jendela memang disebut juga ventilasi tapi jendela tidak selamanya terbuka, ketika malam jendela pasti ditutup, so sirkulasi udara tetap berputar-putar di ruangan tanpa bisa keluar masuk. Berbeda dengan ventilasi atau Bouven Lich(lubang angin-red).
Biasanya lubang angin ini terletak diatas jendela.
Bouven Lich ini ada yang berbentuk celah kecil untuk keluar masuk udara namun ada juga yang terbuat dari kaca. Jika dibuat dari kaca sudah pasti udara tidak bisa keluar masuk, kecuali jika memakai kaca yang dipasang dua sisi. Sisi luar dan sisi dalam, lalu posisi dua kaca tersebut juga tidak boleh sama, yang dibagian dalam misalnya, tidak boleh sama tinggi dengan yang dibagian luar atau sebaliknya. Sehingga memungkinkan udara dapat menyelinap masuk ke dalam ruangan.
Namun banyak orang yang membuat jendelanya tampak lebih menarik tanpa menghiraukan letak Bouven Lich. Misalnya dengan memasang gorden dan daun jendela sampai menutupi Bouven Lich. Lalu bagaimana solusinya?. Apakah kita tidak boleh menutupi jendela dengan gorden atau memasang daun jendela?. Tentu saja tidak.
Jadi solusinya, beri jarak antara kusen jendela dengan Bouven Lich. Misalnya diatas jendela kita beri jarak 20-30 cm agar tidak mengganggu pemasangan gorden dan daun jendela. Bisa juga kita pisahkan Bouven Lich dengan jendela. Sebenarnya Bouven Lich lebih tepat dibuat di bagian bawah bangunan. Bouven Lich bisa dibuat di dinding bangunan sepuluh cm dari atas lantai. Udara akan lebih segar jika berputar dari bawah ke atas.
Untuk mengantisipasi masuknya serangga atau binatang berbahaya, kita bisa menutup lubang tersebut dengan kawat, bisa kawat ayam atau kawat nyamuk. Perhatikan juga daerah luar di sekitar lubang angin tersebut. Jangan sampai lubang angin tersebut berada di sekitar saluran parit atau saluran pembuangan air kotor. Selain bau, biasanya ditempat-tempat tersebut banyak binatang kecil dan serangga berdiam diri. Dan udara yang masuk kedalam lubang angin sudah dipastikan akan berbau tak sedap juga.
Untuk menghasilkan udara yang segar, di sekitar bangunan ada baiknya juga jika ditanami dengan bunga melati, lavender atau tanaman serai. Selain baunya juga harum, tanaman seperti serai juga bisa mengusir nyamuk. Dengan Bouven Lich rumah kita jadi tambah segar,lebih sejuk dan mengurangi penggunaan Air Conditioner(AC). Memakai kipas angin saja sudah dingin,kenapa harus pakai AC. Selain lebih ramah lingkungan, ini juga merupakan satu lagi langkah kecil untuk mengurangi pemborosan energi. (Asrul Rahmawati)

Hehe ini hasil diskusi ku dengan bg dedi,salah satu arsitek di Pekanbaru yang peduli dengan Green Arsitektur...
Rasau Hijau